Because Only Allah

Bismillah

CALwCZ7U8AAHKbt.jpg large

Apabila seluruh manusia ini mengenal Allah maka seluruh manusia ini pasti akan mencintai Allah,
kita pasti akan mentaati Allah, kita pasti akan meminta kepada Allah
kita pun pasti akan berharap hanya kepada Allah, semakin besar harapan yang diminta kepada selain Allah maka semakin besar kekecewaan yang akan menghantam kehidupan kita,
No body can help except is Allah only Allah,
satu-satunya dzat yang mampu menciptakan tujuh lapis langit dan bumi hanya Allah, yang mampu menciptakan seluruh suasana-suasana riang adalah Allah Subkhanahu Wata’ala
yang menghidupkan kita adalah Allah dan yang mematikan kita adalah Allah,

yang memberikan kita rizki adalah Allah, yang memelihara kita adalah Allah
yang membahagiakan kita adalah Allah, selain Allah tidak bisa apa- apa,
apa saja yang Allah ta’ala kehendaki terjadi pasti akan terjadi, apa saja yang Allah ta’ala tidak kehendaki pasti tidak akan terjadi, Laa ilaa ha illalloh.

Hidup di dunia ini ibarat baduk, catur,puzzle, permainan, perjalanan,ladang akhirat,teka-teki, ujian,misteri, enkripsi, fatamorgana, waktu, media, ruang,pertandingan melawan kebatilan dan perlombaan dalam kebaikan kebenaran, banyak sekali keinginan hamba Astaghfirullohal ‘adziim maka izinkan hamba bertobat menyesali kesalahan dan kehilafan apapun yang terjadi, ampuni dosa-dosa hamba, dosa-dosa ibu bapak hamba, para pemimpin, para pengajar, serta dosa-dosa yang menyakiti hamba dan yang hamba pernah sakiti hatinya, Engkau Maha Baik Ya Allah maka nikmatMu manakah yang hamba dustakan, tiada Haq yang kami sembah selain Engkau Ya Allah.
#HarapanKita
#ThanksAllah
#ThanksRasululloh
#ThanksSahabatRasul
#ThanksTabi’in
#ThanksMusliminAjma’in
#ThanksRamadhan
#ThanksDarutTauhid
#ThanksPPADarulQur’an
#ThanksPonpesSeluruhTanahAir
#Thanks@FilmMakerMuslim
#Thanks@proumedia @sahabatalaqsha #Majelis @JejakNabi @JejakImani
#ThanksKeluargaSholehKangAgus #ThanksWargaGuru&RekanSekalianSDNDukuhturi1
#ThanksWargaGuru&RekanSekalianMTsN1Bandung
#ThanksOSISMTsN1Bandung
#ThanksWargaGuruRekanSekalianSMAN18Bandung
#ThanksKeluargaBDI&PMRSMAN18Bandung
#ThanksRekanSekalianBimbelPolban011
#ThanksSeluruhCivitasAkademikaParaDosenUNJANI
#ThanksBEMKMUNJANI
#ThanksIkhwahfillahPembina&KaderUKMIAlHidayahUNJANI
#ThanksFSLDKBaraya&FSLDKN
#ThanksWargaKeluargaHimpunanMahasiswaElektroUNJANI
#ThanksFKHMEB&FKHMEI
#ThanksMihBeh
#ThanksMyBrader&MySister
#ThanksALL

Iklan

Pikirkan dan Syukurilah!

IMG_20150309_131622

Artinya, ingatlah setiap nikmat yang Allah anugerahkan kepada Anda.
Karena Dia telah melipatkan nikmat-Nya dari ujung rambut hingga ke bawah
kedua telapak kaki.
{Jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan sanggup
menghitungnya.}
(QS. Ibrahim: 34)
Kesehatan badan, keamanan negara, sandang pangan, udara dan air,
semuanya tersedia dalam hidup kita. Namun begitulah, Anda memiliki
dunia, tetapi tidak pernah menyadarinya. Anda menguasai kehidupan, tetapi
tak pernah mengetahuinya.
{Dan, Dia menyempurnakan nikmat-Nya kepadamu lahir dan batin.}
(QS. Luqman: 20)
Anda memiliki dua mata, satu lidah, dua bibir, dua tangan dan dua
kaki.
{Maka nikmat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan?}
(QS. Ar-Rahman: 13)
Apakah Anda mengira bahwa, berjalan dengan kedua kaki itu sesuatu
yang sepele, sedang kaki acapkali menjadi bengkak bila digunakan jalan
terus menerus tiada henti? Apakah Anda mengira bahwa berdiri tegak di
atas kedua betis itu sesuatu yang mudah, sedang keduanya bisa saja tidak
kuat dan suatu ketika patah?
Maka sadarilah, betapa hinanya diri kita manakala tertidur lelap, ketika
sanak saudara di sekitar Anda masih banyak yang tidak bisa tidur karena
sakit yang mengganggunya? Pernahkah Anda merasa nista manakala dapat
menyantap makanan lezat dan minuman dingin saat masih banyak orang di
sekitar Anda yang tidak bisa makan dan minum karena sakit?

Coba pikirkan, betapa besarnya fungsi pendengaran, yang dengannya
Allah menjauhkan Anda dari ketulian. Coba renungkan dan raba kembali
mata Anda yang tidak buta. Ingatlah dengan kulit Anda yang terbebas dari
penyakit lepra dan supak. Dan renungkan betapa dahsyatnya fungsi otak
Anda yang selalu sehat dan terhindar dari kegilaan yang menghinakan.
Adakah Anda ingin menukar mata Anda dengan emas sebesar gunung
Uhud, atau menjual pendengaran Anda seharga perak satu bukit? Apakah
Anda mau membeli istana-istana yang menjulang tinggi dengan lidah Anda,
hingga Anda bisu? Maukah Anda menukar kedua tangan Anda dengan
untaian mutiara, sementara tangan Anda buntung?
Begitulah, sebenarnya Anda berada dalam kenikmatan tiada tara dan
kesempumaan tubuh, tetapi Anda tidak menyadarinya. Anda tetap merasa
resah, suntuk, sedih, dan gelisash, meskipun Anda masih mempunyai nasi
hangat untuk disantap, air segar untuk diteguk, waktu yang tenang untuk
tidur pulas, dan kesehatan untuk terus berbuat.
Anda acapkali memikirkan sesuatu yang tidak ada, sehingga Anda
pun lupa mensyukuri yang sudah ada. Jiwa Anda mudah terguncang hanya
karena kerugian materi yang mendera. Padahal, sesungguhnya Anda masih
memegang kunci kebahagiaan, memiliki jembatan pengantar kebahagian,
karunia, kenikmatan, dan lain sebagainya. Maka pikirkan semua itu, dan
kemudian syukurilah!
{Dan, pada dirimu sendiri. Maka, apakah kamu tidak memperhatikan.}
(QS. Adz-Dzariyat: 21)
Pikirkan dan renungkan apa yang ada pada diri, keluarga, rumah,
pekerjaan, kesehatan, dan apa saja yang tersedia di sekeliling Anda. Dan
janganlah termasuk golongan
{Mereka mengetahui nikmat Allah, kemudian mereka mengingkarinya.}
(QS. An-Nahl: 83)

Semoga kita termasuk hamba-Nya yang senantiasa bersyukur. aamiin.

Terima kasih sudah menyimak. semoga bermanfaat

Wallohu a’lam bishshowab.

Allah tak butuh kita, Kita yang butuh Allah!

CtnWms1624434054

Assalamu’alaikum

Waktu, berjalan tak kenal henti

Terucap dzikir tak hanya di bibir

Namun juga di hati

Meski sadar, mungkin tak utuh

Sepanjang waktu,

Iya, karena rapuhku.

….

Semestinya dzikir tak pernah terusik,

Di saat fikir dan ikhtiar jalani perintah-

Nya,

Dari awal hingga akhir,

Itupun karena lemahku.

….

Saat raga tak mampu untuk bangkit,

Cinta pada-Nya barulah tertumbuh,

Tersadar dosa kecil & besar, dosa yang

nyata serta tersamar

…..

Tersungkur disadarkan karena teguran,

Semestinya tak menunggu nikmat

sehat diangkat

Cinta tertaut kembali di saat sakit baru

sadar.

.

Tapi… inilah manusia…

Hamba yang lemah, yang rapuh, yang baru

Mengejar Cinta Sang Pemilik Cinta,

Mencobanya menjadi biasa,

Namun sering kali terlena oleh dunia,

Dan cintapun kembali sulit terasa.

….

Cinta pada-Nya takkan tumbuh,

Jika hati dikunci dengan gelimangan

dosa,

Jika hati ini selalu dibasuh dengan

kehendak nafsu,

Jika hati ini selalu diselimuti keangkuhan

wujud pengusiran jati diri

penghambaan,

Tak akan tumbuh, tak akan pernah, tak

akan …

Maka bahagialah diri,

jika linangan air mata saat mengucap

syukur atas nikmat-MU,

bukan kah ini air mata, kado tanda

cinta-MU ?

jika gelimangan air mata saat aku

teringat dosa,

saat memohon pada-MU,

bukan kah ini juga sedikit tanda Cinta-

MU

Wahai Sang Pencipta Cinta. :”)

….

Jangan biarkan hati beku, tanpa

CintaMU

Hingga tak ada lagi air mata, yang bisa

menjaga anggota tubuh yang terbasuh,

Haram terjilat api neraka. (Astaghfirulloh)

….

Y

Ya Rahman Ya Rahim…

Jatuh Cintakan hati pada-MU setiap

Detik tarikan nafasku,

Hingga raga menyatu kembali dengan

Asalnya :’)

Aaamiin Yaa Robbal ‘Aalamiin

Pernah sih aku berpikir menjadi Seorang Presiden

Pernah sih aku berpikir menjadi Seorang Presiden
namun stelah dipikir” aku hanya bisa Tersenyum
aku bertanya-tanya bila itu terjadi taqdirNya
ada harga dari tagihan parpol pendukung yang harus dibayar
ada konsekuensi yang belum / yang harus diadili
ada hak/janji/amanah/kewajiban yang belum terpenuhi
ada emosi yang belum bisa terkendali
ada resiko yang belum diputuskan terdugai
ada plant yang blum terProgjai
ada masalah individu/sosial yng belum terselesaikan
blum masalah I-POL-EK-SOs-BUD-HAN-KAM-PEND-IT dll
blum AFTA MEA 2015
blum pasar bebas sedikit” sudah mulai dikuasai asing
blum kebijakan harga/fasilitas rakyat
blum bawahan yang iri yng ingin saling menurunkan
blum ….
jadi teringat dosen kalkulus/matekku
jangan berpikir terlalu jauh, ingin jadi pemimpin negara
Pimpin saja dirimu sendiri!!!
apa yang dicari di dunia ini,
Ridho ilahi?
Kebahagiaan keluarga?
Kekuasaan/tahta?
Kekayaan/harta?
Jabatan?
Kasih sayang/cinta?
pujian/popularitas?
/tak tahu apa?
Jawabannya ada pada diri masing”.
mencoba yang terbaik?tanpa plant?
tak bisa kupikir sehari jadi..
apalagi hidup seperti ini..
ku juga ingin move on sama sperti orang Besar pembawa perubahan,
CIE Lebay!!! mf nyeleneh
inget beberapa patah kata lanceug
“samemeh maneh baong ge aing tiheula, uniko/usaha nipu kolot”
“tong waka nimbru samemeh apal masalahna”
apa yang kutahu tentang pengawasan pengamanan pengembangan?
kemanakah perginya?
orang yang dulu bekata ganyang malingAsia/amerik0
orang yang dulu berkata enak jamanku toh
orang yang dulu berkata kita halus bisa menguasai tehnologi
orang yang selalu mengajarkan kabaikan pluralisme
orang yang dulu berkata kita harus selalu membela nasib wong cilik
orang yang dulu berkata kita harus bisa mensinergikan pikiran dan tindakan kita
orang bejo yang dulu berkata nama yang menyukai kesederhanaan mnjadi brharga
karena usahanya sendiri
kukira Sistem bisa ku rancang
kukira filterku kuat sampai bisa memilah mana yang noise
kukira random erorku bisa dikurangi
kukira jaringanku luas sampai bisa mnjangkau seluruh pelosok
kukira trafik sibuk dalam posisinya
trlalu banyak yang blum kupelajari
apa aku memiliki yang tidak kau miliki
atau aku yang lemah tak punya apa” dibandingkan dirimu.
Dari pada ku meratapi apa yang belum/ tidak aku dapatkan
lebih baik mensyukuri apa yang tuhan anugerahi pada diri ini.
tak apa kawan hidupku bukan milikku sendiri,
kita ingin memperoleh kemenangan
kemenangan yang merupakan pembelajaran menerima kekalahan
Terima kasih kawan mmbaca sdikit harian-anganku.

#TakAdaYangdibuat”

Waktu itu saat malam di bengkel yang hampir tutup,

rantai kndaraan titipan Allah kepadaku trdengar begerigi tergores menggesek jalan, kucari tempat perbaikan rante motorku, akhirnya ku temui, begitu ramah seorang bapak mnyapaku dan memperbaikinya, tak kenal lelah ia terus mencoba, senyuman bapak itu masih mmbekas diingatanku, ketika uangku kurang 10ribu untuk mnebus pmbayaran, seorang bapak itu hanya tersenyum, “sudah dek tak apa” bsok lagi aj”,ujarnya kepadaku.

Keesokan harinya ku datang untuk menebus untuk hal yang kemarin, senyuman bapak itu trlihat masih sama begitu ramah.

7 bulan berlalu, selang demi waktu, ku pergi ke tempat bengkel bapak itu lagi, lalu 2 pegawainya mmperbaiki rante kendaraan yng kubawa lagi, setelah lama menunggu pegawai selesai, ku langsung mmbayar tagihannya kpada mba” berkaca mata, kumenanyakan kabar tentang bapak itu dan ternyata tak kusangka bapak yang selalu tersenyum itu wafat, setelah 7 bulan lamanya ku baru mendengar kabar dari putrinya, padahal ku tak sempat berterima kasih banyak sebelumnya kepadanya, kebaikannya begitu hangat sampai masih kuingat senyumannya. Ku tak bisa apa” namun hanya bisa mndo’akannya beharap semoga amal kebaikannya diterima di sisi Allah. Hikmahnya pembaca bisa mnyimpulkan sendiri. semoga bermanfaat. terima kasih telah membaca.

‘‘RAHASIA DI BALIK BERSIN DAN MENGUAP’’

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda;
“Sesungguhnya Allah menyukai bersin dan membenci menguap. Maka apabila seorang bersin lalu dia memuji Allah, maka wajib atas setiap muslim yang mendengarnya untuk mendoakannya (dengan mengucapkan Yarhamukallah).

Dan adapun menguap, maka dia dari setan, maka hendak dia menahan menguap semampunya. Lalu apabila dia sampai mengucapkan; ‘‘Haaah”, setan akan menertawainya…!!!” (Shahih al- Bukhari, kitab al- Adab no. 6223)

Ibnu Hajar rahimahullah berkata;
‘‘Al- Khaththabi rahimahullah
berkata; ‘‘Makna arti dan benci terhadap kedua perbuatan tersebut diarahkan atau ditujukan kepada sebab keduanya. Hal itu karena bersin muncul dari ringannya tubuh seseorang, terbukanya pori² dan
kenyang yang tidak berlebihan.

Dan ia berbeda dengan menguap,
karena ia muncul disebabkan penuhnya perut dan beratnya badan, yang mana hal itu biasanya
disebabkan karena banyak makan
dan pencampuradukkan jenis
makanan yang dikonsumsi. Maka yang pertama (bersin) mendatangkan semangat untuk beribadah, sedangkan yang kedua sebaliknya…!!!’’ (Fath Al-Bari: 10/607)

Ya Allah,
Ampunilah semua dosa-dosa kami, baik sengaja atau pun tidak, berkahilah kami, ramahtilah kami, berikanlah kami hidayah-Mu agar kami senantiasa dekat kepada-Mu hingga akhir hayat.

Aamiin ya Rabbal’alamin

PERTANYAAN MALAIKAT DIDALAM KUBUR

Tanya : Man Rabbuka? Siapa Tuhanmu?
Jawab : Allahu Rabbi. Allah Tuhanku.

Tanya : Man Nabiyyuka? Siapa Nabimu?
Jawab : Muhammadun Nabiyyi. Muhammad Nabiku

Tanya : Ma Dinuka? Apa agamamu?
Jawab : Al-Islamu dini. Islam agamaku

Tanya : Man Imamuka? Siapa imammu?
Jawab : Al-Qur’an Imami. Al-Qur’an Imamku

Tanya : Aina Qiblatuka? Di mana kiblatmu?
Jawab : Al-Ka’batu Qiblati. Ka’bah Qiblatku

Tanya : Man Ikhwanuka? Siapa saudaramu?
Jawab : Al-Muslimun Wal-Muslimat Ikhwani. Muslimin
dan Muslimah saudaraku..

Jawabannya sangat sederhana bukan?
Tapi apakah sesederhana itukah kelak kita akan
menjawabnya?

Saat tubuh terbaring sendiri di perut bumi.
Saat kegelapan menghentak ketakutan.
Saat tubuh menggigil gemetaran.
Saat tiada lagi yang mampu jadi penolong.

Ya, tak akan pernah ada seorangpun yang mampu
menolong kita.

Selain amal kebaikan yang telah kita perbuat selama
hidup di dunia.

Astaghfirullaha l’Adzim..
Ampunilah kami Ya Allah..
Kami hanyalah hamba-Mu yang berlumur dosa dan
maksiat..

Sangat hina diri kami ini di hadapan-Mu..
Tidak pantas rasanya kami meminta dan selalu
meminta maghfirah-Mu..

Sementara kami selalu melanggar larangan-Mu..
Ya Allah…
Izinkan kami untuk senantiasa bersimpuh memohon
maghfirah dan rahmat-Mu..

Tunjukkanlah kami jalan terang menuju cahaya-Mu..
Tunjukkanlah kami pada jalan yang lurus.
Agar kami tidak sesat dan tersesatkan…
Aamiin Yaa Rabbal’Aalamiin